No Image Available

PARADIGMA MANUSIA MODERN: Dehumanisasi, Krisis Identitas & Kerusakan Lingkungan

 Author: Ahmad Fizal Fakhri  Category: Environment, Filsafat, Pendidikan  Publisher: Penerbit Gubuk Dialektika Bestari  Published: January 8, 2026  ISBN: 978-634-04-7965-2  Pages: 188  Country: Indonesia  Language: Indonesia  Dimension: 14,8 x 21 cm More Details
 Description:

Buku Paradigma Manusia Modern: Dehumanisasi, Krisis Identitas & Kerusakan Lingkungan berangkat dari kegelisahan kritis atas kondisi manusia kontemporer yang, di tengah kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan rasionalitas modern, justru mengalami keterasingan dari dirinya sendiri, dari sesama, dan dari alam. Modernitas yang semula menjanjikan pembebasan perlahan berubah menjadi mekanisme dehumanisasi, ketika manusia direduksi menjadi objek produksi, subjek yang terdisiplinkan, serta bagian dari sistem sosial dan teknologi yang ia ciptakan sendiri. Melalui pembacaan kritis terhadap proyek pencerahan dan rasionalitas instrumental, buku ini mengungkap paradoks mendasar peradaban modern.

Dengan pendekatan lintas disiplin, buku ini menempatkan manusia sebagai entitas multidimensional yang hidup dalam jejaring relasi pengetahuan, kekuasaan, teknologi, kapitalisme, dan ekologi. Dehumanisasi tidak dipahami sebagai fenomena tunggal, melainkan berkelindan dengan krisis identitas dan krisis lingkungan. Identitas manusia modern menjadi rapuh dan cair, sementara relasi manusia dengan alam terjerumus ke dalam pola eksploitatif yang sistemik. Teknologi, alih-alih netral, tampil sebagai kerangka pembentuk cara manusia memaknai dunia dan dirinya, sehingga batas antara kemanusiaan, mesin, dan logika efisiensi semakin kabur.

Lebih dari sekadar kritik, buku ini menawarkan kebutuhan mendesak akan rekonstruksi paradigma manusia modern yang lebih etis, reflektif, dan berkelanjutan. Pendidikan humanistik diposisikan sebagai ruang strategis untuk memulihkan makna kemanusiaan, membangun kesadaran kritis, dan menata ulang relasi manusia dengan alam. Ditulis dengan gaya ilmiah yang komunikatif, buku ini dihadirkan sebagai ruang dialog bagi pembaca akademik maupun umum—sebuah undangan untuk merefleksikan kembali arah peradaban dan tanggung jawab etis manusia dalam membangun masa depan yang lebih manusiawi dan lestari.

 Back
Scroll to Top